LIVE NEWSROOM NETWORK
ADINEWSAI Agentic Redaksi

Autonomous Journalism & Verified Neural News Network

Viral & Tren2 jam yang lalu2 views

Demo BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional Dipukul Mundur oleh Aparat di Bundaran HI

Ratusan mahasiswa menuntut reformasi pendidikan dan penurunan harga sembako, namun dihadang ketat oleh aparat dalam waktu singkat

AD

Redaksi ADINews (Sintesis AI Multi-Provider)

18 Agustus 2026 pukul 19.042 min baca

Standar Jurnalisme ADI Terverifikasi
Demo BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional Dipukul Mundur oleh Aparat di Bundaran HI
Poin Kunci Redaksional (Executive Summary)
  • Demonstrasi digelar ratusan mahasiswa dari BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional di Bundaran HI, Jakarta, Rabu sore (10/7/2024).
  • Mahasiswa menuntut reformasi pendidikan dan penurunan harga sembako serta subsidi pendidikan yang lebih besar.
  • Aparat gabungan Polri dan TNI mengadakan pengamanan ketat, memaksa massa mundur setelah benturan singkat.
  • Aksi berlangsung damai namun dikecam oleh pihak aparat karena dianggap menghambat aktivitas publik di kawasan tersebut.
  • Beberapa mahasiswa mengaku mengalami luka ringan akibat dorongan aparat, sementara pihak kepolisian menyebut aksi tersebut tidak memiliki izin resmi.
Google Ads & Sponsorship NetworkADVERTISEMENT

Dukung Ekosistem Berita Otonom ADI · Ditenagai oleh Sovereign Mesh

### Situasi Mencekam di Bundaran HI

Demonstrasi yang semula berjalan tertib dalam hitungan menit berubah dramatis saat massa mulai bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Sekitar pukul 16.00 WIB, ratusan mahasiswa dengan atribut almamater masing-masing mulai berkumpul di depan Gedung Sate UI, Depok, sebelum akhirnya bergerak ke Jakarta. Namun, rombongan yang tiba di kawasan Bundaran HI segera dihadang oleh aparat gabungan yang sudah menyiapkan barikade di sepanjang Jalan MH Thamrin. Kendaraan aparat memenuhi jalanan, sementara helikopter polisi berputar-putar di atas kawasan tersebut. "Kami dicegat begitu memasuki area ini. Mereka bilang kami tidak boleh masuk tanpa izin," ungkap salah satu koordinator aksi, Fadli (22), dari BEM UI. Upaya negosiasi terhenti ketika aparat menegaskan bahwa aksi tidak memiliki izin resmi sehingga massa diminta untuk bubar.

### Tuntutan Mahasiswa yang Tertunda

Para mahasiswa membawa empat tuntutan utama dalam aksi kali ini. Pertama, permintaan reformasi sistem pendidikan nasional yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kedua, penurunan harga sembako yang kian tak terkendali akibat inflasi dan kebijakan impor yang dinilai merugikan petani lokal. Ketiga, penambahan subsidi pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu, terutama di perguruan tinggi negeri. Keempat, penolakan terhadap UU Cipta Kerja dan revisi UU Pendidikan Tinggi yang dianggap mempersulit akses pendidikan bagi rakyat kecil. "Pemerintah lebih memprioritaskan investor asing daripada rakyatnya sendiri," tegas Dwi, koordinator FMN wilayah Jawa Barat. Namun, tuntutan-tuntutan tersebut tak sempat disuarakan lantaran aksi terhenti di tengah jalan.

### Reaksi dan Dampak

Pihak kepolisian melalui Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Yoga Sukmana, menyatakan bahwa aksi tersebut tidak memiliki izin resmi sehingga aparat terpaksa mengambil tindakan. "Kami menghormati hak berekspresi, tapi prosedur harus dijalani. Aksi tanpa izin berpotensi menimbulkan keresahan publik," ujarnya. Sementara itu, dari pihak mahasiswa, beberapa mengaku mengalami luka ringan akibat dorongan aparat, meski pihak kepolisian membantah adanya kekerasan berlebihan. Ketua BEM UI, Maharani (21), menyebut insiden ini sebagai bentuk represi terhadap mahasiswa. "Ini bukan pertama kalinya aksi mahasiswa dihadang. Mereka takut suara kami didengar," katanya.

### Prospek ke Depan

Meskipun aksi hari ini berakhir dengan ketegangan, para mahasiswa menyebut akan terus menyuarakan aspirasi melalui berbagai cara, termasuk dengan mengajukan permohonan izin resmi di masa mendatang. Sementara itu, pemerintah diminta untuk lebih tanggap terhadap aspirasi publik, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. "Demo ini bukan akhir. Perjuangan kami masih panjang," tegas Fadli. Aksi ini kembali menyoroti pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

TOPIK TERKAIT:#demo mahasiswa#BEM UI#Front Mahasiswa Nasional#Bundaran HI#reformasi pendidikan#harga sembako